TGIF – Digital banking: Business prospect and challenges, Bank Mandiri Experience

Teman-teman yang lagi baca sekarang udah nyemplung ke dunia saham belum? Kalau sudah, aku yakin kalian pasti tau kode saham BMRI! Yak! BMRI adalah kode saham Bank Mandiri yang juga merupakan salah satu saham bluechip. Pada sesi TGIF pertama, Pak Hendri memberikan data dan fakta seputar perkembangan digital, khususnya di Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia dan juga pengguna smartphone terbanyak. Di akhir tahun 2024, Pak Jokowi, mempunyai target inklusi keuangan Indonesia dapat mencapai 90%. Namun hal ini merupakan pekerjaan rumah yang besar untuk Indonesia, terutama masyarakat karena per tahun 2019, literasi keuangan Indonesia hanya sebesar 38,03%, sedangkan inklusi keuangan sebesar 76,19%.

Data ini tersedia sebelum COVID-19 dan tentunya Thanks to COVID-19, penerapan digitalisasi justru makin meningkat dan meluas. Semakin hari, semakin sedikit nasabah yang datang ke kantor cabang dan penggunaan ATM yang menurun drastis. Digital channel (internet dan mobile banking) meningkat dari tahun 2004 sebesar 0,2% menjadi 66,7% di tahun 2022. Hal ini juga dibuktikan dengan pengalaman yang dirasakan oleh Bank Mandiri sendiri, terutama untuk produk digital banking mereka, Livin’ by Mandiri. Pada tahun 2022, user mobile banking telah mencapai 63% dan transaksi mobile banking sebesar 58%.

Nah, menarik bukan? Teman-teman tim mana nih? Tradisional yang suka bawa cash atau digital yang serba cashless? 😊

 

Ditulis oleh: Shinta Amalina. H. Havidz

#TGIF #ThankGodIt’sFinance #BankMandiri #DigitalBanking “Livin’

Shinta Amalina. H. Havidz